468x60 Ads

Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image >

Aliran-aliran Seni Rupa

0 komentar


Aliran ini merupakan suatu aliran seni rupa yang mengutamakan kesesuaian dengan keadaan mahluk hidup, alam, dan benda mati sebenarnya. Contoh yang paling terlihat adalah pada lukisan potret diri, pemandangan alam, atau landscape.
Aliran ini menunjukkan suatu keadaan sosial yang sesungguhnya dan biasanya memprihatinkan dan sedang bergejolak di dunia atau suatu tempat tertentu. Contoh aliran seni rupa ini antara lain melukiskan kemiskinan, kesedihan, atau peristiwa yang memilukan.
Aliran ini umumnya ditandai oleh tema-tema yang fantastis, penuh khayal, atau petualangan para pahlawan purba. Juga banyak menampilkan berbagai perilaku dan karakter manusia yang dilebih-lebihkan.
Para pelukis ini antara lain Eugene delacroik (1798-1963), Jean Baptiste Camille Corot(1796-1875) dan Rousseau (1812-1876). Gaya ini juga berkembang di Jerman, Belanda, dan Perancis.
Aliran Romantisme merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan.
Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.
Aliran ini dalam dunia seni rupa berawal dari ungkapan yang mengejek pada karya Claude Monet (1840-1926) pada saat pameran di Paris tahun 1874. Karya ini menggambarkan bunga teratai dipagi hari yang ditampilkan dalam bentuk yang samar dan warna kabur dan oleh sebagian kritikus seni disebut sebagai “impresionistik “, suatu lukisan yang menampilakan bentuk yang sederhana dan terlampau biasa.
Adalah suatu aliran dalam seni rupa yang melukiskan suasana kesedihan, kekerasan, kebahagiaan, atau keceriaan dalam ungkapan rupa yang emosional dan ekspresif. Salah seorang pelukis yang beraliran Ekspresionisme adalah Vincent van Gogh (1853-1890). Lukisan lukisannya penuh dengan ekpresi gejolak jiwa yang diakibatkan oleh penderitaan dan kegagalan dalam hidup.salah satu lukisan nya yang terkenal adalah “Malam Penuh Bintang “(1889), yang mengekspresikan gairah yang tinggi sekaligus perasaan kesepian.
Kubisme adalah suatu aliran dalam seni rupa yang bertitik tolak dari penyederhanaan bentuk-bentuk alam secara geometris (berkotak-kotak). Pada tahun 1909 berkembang aliran kubisme Analistis yang mengembangkan konsep dimensi empat dalam seni lukis. Dan dimengerti sebagai konsep dimensi ruang dan waktu dalam lukisan.
Pada setiap sudut lukisan terlihat objek yang dipecah-pecah dengan posisi waktu yang berbeda. Sedangkan Kubisme Sintetis, pelukisannya disusun dengan bidang yang berlainan yang saling tumpang dan tembus.
Adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso.
Aliran seni ini awalnya berkembang di Rusia penggagasnya antara lain Vladimir Tattin, Antoine Pevsner, dan Naum Gabo. Gaya ini mengetengahkan berbagai karya seni berbentuk tiga dimensional namun wujudnya abstrak. Bahan-bahan yang dipergunakan adalah bahan modern seperti besi beton, kawat, bahkan plastik.
Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam. Kadinsky dan Piet Mondrian marupakan sebagian perupa beraliran abstrak ini. Seni Abstrak ini pada dasarnya berusaha memurnikan karya seni, tanpa terikat dengan wujud di alam.
Adalah gerakan seni rupa modern yang memiliki kecendrungan menihilkan hukum–hukum keindahan yang ada.Ciri utama gaya ini adalah paduan dari berbagai karya lukisan, patung atau barang tertentu dengan menambahkan unsur rupa yang tak lazim sebagai protes pada keadaan sekitarnya, seperti lukisan reproduksi lukisan “Monalisa “ karya Leonardo da Vinci tetapi diberi kumis, atau petusan laki-laki diberi dudukan dan tandatangan, kemudian dipamerkan di suatu galeri.
Adalah penggambaran dunia fantasi psikologis yang diekspresikan secara verbal, tertulis maupun visual. Bentuk-bentuk alam dideformasi, sehingga penuh fantasi dan di luar kewajaran.
Lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya.
Yaitu gerakan seni awal abad ke- 20 yang mengkombinasikan berbagai sumbergaya yang ada di dunia menjadi wujud seni modern. Banyak yang menjadi sumber inspirasi dari gaya seni ini. Antara lain, gaya seni primitive sejumlah suku bangsa di Afrika, karya seni pra-sejarah, seni amerika Latin, gaya esetik Mesir Purba, dan Yunani Kuno. Tokoh-tokoh seni yang menerapkan gaya ini antasra lain Picasso (disamping sebagai tokoh Kubisme), Paul Gaugguin, Georges Braque, Jean Arp, Henry Moore, dan Gabo.
Istilah seni ini umumnya disebut seni kontemporer yaitu mengelompokan gaya-gaya seni rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecenderungan popular dan dipilih oleh para seniman dalam rentang lima puluh tahun terakhir hingga sekarang.
Gaya ini sering diartikan sebagai aliran yang berkembang setelah seni modern. Jika dalam seni modern lebih memusatkan kepada ekspresi pribadi dan penggalian gaya baru, dalam seni Posmodern ungkapan seni lebih ditekankan kepada semantika (makna rupa) dan semiotika (permainan tanda rupa).

4 Seniman Paling Berpengaruh Di Dunia

0 komentar


4 Seniman Paling Berpengaruh di Dunia

1. Beethoven

lahir pada tahun 1770 .Bethoven adalah seorang Jerman komposer dan pianis. Ia adalah tokoh paling penting dalam periode transisi antara Klasik dan Romantic era dalam musik klasik Barat, dan tetap menjadi salah satu yang terkenal dan paling berpengaruh komposer sepanjang masa. yang kemudian ibukota Elektorat Cologne dan bagian dari Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman pada masa kini-hari Jerman, ia pindah ke Wina di awal tahun duapuluhan dan tinggal di sana, belajar dengan Joseph Haydn dan cepat mendapatkan reputasi sebagai virtuoso pianis. Pendengarannya mulai memburuk di akhir 1790-an, namun ia terus menulis, melakukan, dan melakukan, bahkan setelah menjadi tuli sepenuhnya.Bethoven tetap tidak berhenti berkarya meskipun penyakit tulinya semakin parah.Mungkin dengan ketuliannya,perasaan dan kepekaannya menjadi lebih terasa sehingga ia berhasil menghasilkan karya berkualitas tinggi.
2.Leonardo Da Vinci

Leonardo Di ser Piero da Vinci (April 15, 1452 – 2 Mei 1519) adalah seorang Italia polymath: pelukis, pematung, arsitek, musisi, ilmuwan, matematikawan, insinyur, penemu, ahli anatomi, ahli geologi, pembuat peta, ahli botani dan penulis. Leonardo sering digambarkan sebagai arketipe dari orang Renaissance, seorang pria yang tak terpadamkan rasa ingin tahu itu hanya bisa disamai kekuasaannya penemuan.Ia secara luas dianggap sebagai salah satu yang terbesar pelukis semua waktu dan mungkin yang paling berbakat diversely orang yang pernah hidup.Menurut sejarawan seni Helen Gardner, ruang lingkup dan kedalaman kepentingannya adalah tanpa preseden dan “pikirannya dan kepribadian tampaknya bagi kita manusia super, manusia itu sendiri yang misterius dan terpencil”.Marco Rosci menunjukkan, bagaimanapun, bahwa meskipun ada banyak spekulasi tentang Leonardo, visinya dunia pada dasarnya adalah logis, bukan misterius, dan bahwa metode empiris ia mempekerjakan tidak biasa untuk waktunya.Lahir anak tidak sah dari notaris, Piero da Vinci, dan seorang wanita petani, Caterina, di Vinci di wilayah Florence, Leonardo dididik di studio pelukis terkenal Florence, Verrocchio. Sebagian besar bekerja sebelumnya hidupnya dihabiskan dalam pelayanan Ludovico il Moro di Milan. Ia kemudian bekerja di Roma, Bologna dan Venezia dan menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di Prancis, di rumah yang diberikan kepadanya oleh Francis I.
Leonardo dan terkenal terutama sebagai pelukis. Dua dari karya-karyanya, yang Mona Lisa dan The Last Supper, yang paling terkenal, paling direproduksi dan paling diparodikan potret dan lukisan keagamaan sepanjang masa, masing-masing, ketenaran mereka mendekati hanya oleh Michelangelos ‘ Penciptaan Adam. menggambar Leonardo dari Vitruvian Man juga dianggap sebagai ikon budaya, yang direproduksi dalam segala hal dari Euro untuk buku teks untuk t-shirt. Mungkin lima belas lukisannya bertahan, jumlah kecil karena terus-menerus, dan sering bencana, percobaan dengan teknik baru, dan menunda-nunda kronis-nya.Namun demikian, beberapa ini bekerja, bersama dengan notebook, yang berisi gambar, diagram ilmiah , dan pemikirannya tentang sifat seni lukis, terdiri dari kontribusi terhadap generasi selanjutnya dari seniman hanya disaingi oleh kontemporer itu
3. Michellangelo Buonarotti 

Michelangelo Buonarroti Simoni Di Lodovico (6 Maret 1475 – 18 Februari 1564), umumnya dikenal sebagai Michelangelo, merupakan Renaissance Italia pelukis, pematung, arsitek, penyair, dan insinyur. Meskipun membuat beberapa forays luar seni, fleksibilitas dalam disiplin ia mengambil adalah seperti sebuah orde yang tinggi bahwa ia sering dianggap sebagai pesaing untuk judul tipikal orang Renaisans, bersama dengan saingannya Italia dan rekan-rekannya, Leonardo da Vinci.
nstrasi yang unik berdiri’s Michelangelo, ia adalah artis Barat pertama yang biografi diterbitkan ketika ia masih hidup.Dua biografi diterbitkan dari dirinya selama hidupnya, salah satunya, oleh Giorgio Vasari, diusulkan bahwa ia puncak yang dari semua pencapaian artistik sejak awal Renaissance, sudut pandang yang terus memiliki mata uang dalam sejarah seni selama berabad-abad. Dalam hidupnya ia juga sering disebut Il Divino (”yang ilahi”). Salah satu kualitas paling dikagumi oleh orang-orang sezamannya adalah miliknya terribilitĂ , rasa kagum-inspirasi keagungan, dan itu adalah upaya seniman berikutnya untuk meniru Michelangelo berapi-api dan gaya pribadi yang sangat yang mengakibatkan Mannerisme, gerakan besar berikutnya dalam seni Barat setelah Renaissance Tinggi.
4.William Shakespeare

William Shakespeare dibaptis 26 1564 April; meninggal 23 April 1616 adalah seorang Inggris penyair dan dramawan, secara luas dianggap sebagai penulis terbesar dalam bahasa Inggris dan dunia unggulan sandiwara itu. Ia sering disebut Inggris nasional penyair dan “Bard of Avon”. selamat Karya-karyanya, termasuk beberapa kolaborasi, terdiri dari 38 drama, 154 soneta, dua panjang puisi naratif, dan puisi lainnya. memainkan karyanya telah diterjemahkan ke dalam setiap bahasa yang hidup besar dan dilakukan lebih sering dibandingkan dengan penduduk dramawan lain.
inan agama, dan apakah karya dikaitkan dengannya telah ditulis oleh orang lain.
Shakespeare yang diproduksi sebagian besar pekerjaan dikenal di antara 1589 dan 1613. awal memainkan Nya terutama komedi dan sejarah, genre dia diangkat ke puncak kecanggihan dan seni pada akhir abad keenam belas. Dia kemudian menulis terutama tragedi sampai sekitar 1608, termasuk Hamlet, King Lear, dan Macbeth, dianggap beberapa karya terbaik dalam bahasa Inggris. Pada tahap terakhir, ia menulis tragicomedies, juga dikenal sebagai roman, dan berkolaborasi dengan drama lainnya.
Banyak dramanya diterbitkan dalam edisi dari berbagai kualitas dan akurasi selama hidupnya. Pada tahun 1623, dua teater mantan rekan-rekannya menerbitkan Folio Pertama, edisi mengumpulkan karya-karya dramatis bahwa termasuk semua kecuali dua dari bermain sampai sekarang diakui sebagai Shakespeare.
Shakespeare adalah seorang penyair dan dramawan dihormati di hari sendiri, tapi reputasinya tidak bangkit ke ketinggian yang sekarang sampai abad kesembilan belas. The Romantics, khususnya,’s Shakespeare jenius diakui, dan Victoria menyembah Shakespeare dengan hormat bahwa George Bernard Shaw disebut “bardolatry”. Pada abad kedua puluh, karyanya berulang kali diadopsi dan ditemukan kembali oleh gerakan-gerakan baru di beasiswa dan kinerja. memainkan Nya tetap sangat populer saat ini dan terus belajar, dilakukan dan ditafsirkan kembali dalam konteks budaya dan politik yang beragam di seluruh dunia.
Michelangelo Buonarroti Simoni Di Lodovico (6 Maret 1475 – 18 Februari 1564), umumnya dikenal sebagai Michelangelo, merupakan Renaissance Italia pelukis, pematung, arsitek, penyair, dan insinyur. Meskipun membuat beberapa forays luar seni, fleksibilitas dalam disiplin ia mengambil adalah seperti sebuah orde yang tinggi bahwa ia sering dianggap sebagai pesaing untuk judul tipikal orang Renaisans, bersama dengan saingannya Italia dan rekan-rekannya, Leonardo da Vinci.
nstrasi yang unik berdiri’s Michelangelo, ia adalah artis Barat pertama yang biografi diterbitkan ketika ia masih hidup.Dua biografi diterbitkan dari dirinya selama hidupnya, salah satunya, oleh Giorgio Vasari, diusulkan bahwa ia puncak yang dari semua pencapaian artistik sejak awal Renaissance, sudut pandang yang terus memiliki mata uang dalam sejarah seni selama berabad-abad. Dalam hidupnya ia juga sering disebut Il Divino (”yang ilahi”). Salah satu kualitas paling dikagumi oleh orang-orang sezamannya adalah miliknya terribilitĂ , rasa kagum-inspirasi keagungan, dan itu adalah upaya seniman berikutnya untuk meniru Michelangelo berapi-api dan gaya pribadi yang sangat yang mengakibatkan Mannerisme, gerakan besar berikutnya dalam seni Barat setelah Renaissance Tinggi.

Tokoh-tokoh Seniman Indonesia

1 komentar


Maestro Pencipta Lagu Anak-Anak
Pencipta lagu anak-anak Abdullah Totong Mahmud yang dikenal dengan nama AT Mahmud ini menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari pemerintah RI. Ia dinilai berjasa dalam mengembangkan dan meningkatkan sumber daya bangsa dalam menciptakan lagu untuk anak-anak yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak.
Penerima Piagam hadiah seni dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memang telah menciptakan sekitar 500 judul lagu anak-anak. Lagu-lagu ciptaannya antara lain Ameia, Cicak, Pelangi, Bintang Kejora, dan Ambilkan Bulan, sangat terkenal dan baik untuk anak-anak. Semua lagu ciptaannya mengandung unsur edukasi yang sangat bermanfaat bagi perkembangan kecerdasan dan kepribadian anak-anak.
Maka melihat perkembangan lagu anak-anak sekarang ini, ia sangat prihatin. Keprihatinan ini dikemukakannya saat wawancara dengan Wartawan TokohIndonesia DotCom di rumah kediamannya, Jalan Tebet Barat II Jakarta, Senin 8 September 2003.
Menurutnya, banyak sekali lagu yang dinyanyikan anak-anak bukan lagu anak melainkan lagu orang dewasa dengan pikiran dan kemauan orang dewasa. Anak-anak hanya menyanyikan saja. Tanpa pemahaman dan penghayatan akan isi lagu. AT Mahmud mencontohkan dua lagu yaitu “Aku Cinta Rupiah” dan “Mister Bush”.
“Anak kecil mana tahu nilai rupiah atau dolar atau ringgit dan mata uang lainnya. Mereka juga tidak begitu kenal dan hirau dengan George Bush Junior yang melakukan invasi ke Iraq. Mereka belum memikirkan hal itu. Semua itu adalah pikiran dan kemauan orang dewasa yang dipaksa disuarakan anak-anak,” paparnya.
Menurut Mahmud, lagu anak-anak hendaknya mengungkapkan kegembiraan, kasih sayang, dan memiliki nilai pendidikan yang sesuai dengan tingkat perkembangan psikologis anak. Bahasa dalam lagu anak pun harus menggunakan kosakata yang akrab di telinga anak.
Siapa sebenarnya AT Mahmud? Apakah dia sejak muda mempersiapkan diri menjadi pencipta lagu anak dan melulu mengurusi soal lagu anak?
AT Mahmud lahir di Palembang, Kampung 5 Ulu Kedukan Anyar, 3 Februari 1930. Ia anak kelima dari sepuluh bersaudara. Ibu bernama Masayu Aisyah, ayah bernama Masagus Mahmud. Ia diberi nama Abdullah dan sehari-hari dipanggil “Dola”. Namun, sebutan nama Abdullah atau Dola kemudian “menghilang”. Nama pemberian orang tua tercatat terakhir pada ijazah yang dimilikinya pada sekolah Sjoeritsoe Mizoeho Gakoe-en (sekolah Jepang) tahun 1945. Pada ijazah itu nama lengkapnya tertulis: Mgs (Masagus) Abdu’llah Mahmoed. Di rumah, kampung, dan teman sekolah, ia lebih dikenal dengan nama Totong. Pada surat ijazah Sekolah Menengah Umum Bagian Pertama (setingkat SLTP) tahun 1950, namanya tertulis Totong Machmud. Konon menurut cerita ibunya, ketika dirinya masih bayi ada keluarga Sunda, tetangganya, sering menggendong dan menimangnya sambil berucap, “… tong! …otong!” Sang Ibu mendengarnya seperti bunyi “totong”. Sejak itu, entah mengapa, ibunya memanggilnya dengan “Totong”. Nama ini diterima di lingkungan keluarga dan kerabat. Nama lengkapnya kemudian menjadi Abdullah Totong Mahmud, disingkat A. T. Mahmud.
Pelukis dan Pematung
Yusach NH seorang pelukis dan pematung yang berdomisili di Mojokerto. Lahir di Kediri, 05 Maret 1954. Pelukis berdarah Jawa ini, alumnus Seni Rupa Fakultas Sastra dan Seni IKIP Negeri Surabaya 1981. Berkecimpung dalam kesenian diawali pengajaran seni di lembaga sekolah di Mojokerto dengan profesi sebagai guru pendidikan Seni Rupa.
Sebagai alumni Seni Rupa Fakultas Sastra dan Seni IKIP Negeri Surabaya, selama menjadi pengajar juga menekuni karya lukis dan karya patung. Tahun 2005 dia pensiun sebagai pengajar di SMU Negeri 1 Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Profesi yang dia tekuni hingga saat ini sebagai pekerja seni. Karya-karyanya banyak terorbitkan pada karya-karya Patung Monument dan pernah menghasilkan Karya: Patung RADEN WIJAYA di Candi Garden, kolam hias HYAT REGENSI Surabaya, Monument “GERBANG LANGIT” Patung DEWI KWAN IM di Sanggar Agung KENPARK, Kenjeran Surabaya, Gapura Klasik tradisionial di Gapura pintu gerbang KYA_KYA Kembang jepun Surabaya, Lanscaping Sangkar Harimau lepas di Kebun Binatang Surabaya.
Juga Monument Sejarah Ceritera Rakyat Kutai Kartanegara, ”TWIN DRAGON PARK” di Pulau Kumala Tenggarong Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Patung GAJAH MADA di Jalan Jayanegara Mojokerto, Relief “SUMPAH AMUKTI PALAPA” di Gedung DPRD Kab. Mojokerto, Monument PENDIDIKAN KEPOLISIAN di SEBA POL Bangsal Kabupaten Mojokerto.
Sutradara Film-film Cinta
Wim Umboh, sutradara film-film cinta Indonesia. Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 26 Maret 1933, ini meraih 27 Piala Citra yang sebagain sebagai sutradara terbaik, khususnya film cinta. Dia merilis sekurangnya 59 film cinta. Saat menikah untuk ketiga kalinya, dia masuk Islam dengan nama baru, Achmad Salim (31 Mei 1984). Dia meninggal di Jakarta, 24 Januari 1996.
Wim Umboh mengawali karir dari bawah, sebagai tukang sapu di sebuah studio film. Anak bungsu dari 11 bersaudara, ini sudah yatim-piatu sejak berusia enam tahun. Namun, dia masih bisa tamat SMA di tanah kelahirannya. Setamat SMA, dia merantau ke Jakarta, mencari kerja. Dia diterima di studio Golden Arrow sebagai tukang sapu.
Kemudian karena kemahirannya berbahasa Mandarin, lelaki tinggi lumayan (170 cm), ini dipercaya menjadi penerjemah film, dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia. Selain menguasai bahasa Mandarin, dia juga menguasai bahasa Inggris dan bahasa Belanda. Lalu, dia pun dipromosikan sebagai editor. Akhirnya, lelaki pengagum cinta ini menjadi sutradara film ternama, khususnya film bercinta atau bertema cinta.
Penerima Yap Thiam Hien Award 2002
Penyair asal Solo, Jawa Tengah, Wiji Thukul dianugerahi Yap Thiam Hien Award 2002. Wiji Thukul yang hilang sejak tahun 1998, dikenal melalui puisi-puisinya yang selalu berusaha mengungkapkan berbagai ketidakadilan dan pengingkaran harkat dan martabat manusia. Ia terpilih karena kegigihannya dalam pemajuan dan perlindungan hak-hak asasi manusia.
Dewan Juri Yap Thiam Hien Award 2002 terdiri dari Prof Dr Soetandyo Wignjosoebroto, Prof Dr Azyumardi Azra, Dr Harkristuti Harkrisnowo, HS Dillon, dan Asmara Nababan, pada 27 November 2002, memutuskan secara bulat pria bernama asli Wiji Widodo sebagai penerima Yap Thiam Hien Award ke-10. Wiji terpilih setelah menyisihkan sekitar sembilan puluhan peserta lain dan mengalahkan dua orang nominasi lainnya.
Dalam keterangan pers, Selasa 10/12/02, Dewan juri menjelaskan alasan mendasar sehingga mereka memilihnya, yaitu, karena ia seorang reminder dan representasi orang yang tidak mengerti HAM secara teoretis, tetapi aktif dalam memperjuangkannya.
Sebagai reminder, Wiji mengingatkan masih banyak orang yang hilang karena alasan-alasan politik. Pengingatan yang dilakukannya memang suatu hal yang pahit, tetapi harus perlu disampaikan, khususnya ketika pemerintah sudah tidak berdaya lagi untuk melindungi rakyatnya.
Tokoh Paripurna Perfilman Nasional
Tokoh paripurna perfilman Indonesia, Turino Djunaedi, meninggal dunia Sabtu 8 Maret 2008 pukul 20.55 pada usia 80 tahun di RS Setia Mitra, Jakarta. Aktor film, sutradara, produser, penulis cerita dan skenario film, kelahiran Padang Tiji, Nanggroe Aceh Darussalam, 6 Juni 1927, itusudah lama menderita sakit karena stroke.
Jenazah tokoh pembangkit perfilman nasional itu disemayamkan di rumah duka Jalan Gaharu I No 26 Cipete, Jakarta Selatan, dan dimakamkan Minggu 9 Maret 2008 pukul 13.00, di pemakaman keluarga di Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.
Kolega seangkatannya, sutradara H Misbach Yusa Biran (74), mengatakan, Turino, bersama tokoh lain seperti Usmar Ismail, adalah perintis industri film nasional setelah era kemerdekaan.
Peraih penghargaan Lifetime Achievement Award dalam Festival Film Asia Fasifik di Jakarta, 2001dan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI Megawati Soekarnoputri, 2004, itu menguasai hampir semua profesi di bidang perfilman, mulai dari aktor, penulis skenario, sutradara, hingga produser.
Komponis dan Pianis
Komponis dan pianis kenamaan kelahiran Jakarta, 28 November 1936, ini telah lebih 50 tahun berkarya dalam dunia seni musik. Trisutji Djuliati Kamal, lulusan Conservatorio de Musica St Caecilia, Roma, Italia, itu telah menulis sekitar 200 karya musikal. Di antaranya 130 komposisi untuk piano telah direkam dalam sepuluh compact disc (CD) berjudul “Complete Piano Works Series” (1951-2006), yang seluruh dimainkan pianis Ananda Sukarlan.
Dua dari CD itu diluncurkan 5 April 2006 di The Bimasena Club, Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Album lainnya akan dirilis secara bertahap. Terakhir tahun 2007, ditandai dengan pementasan sendratari Gunung Agung yang akan melibatkan musisi Erwin Gutawa dan penata artistik Jay Subyakto.
Trisutji seperti tak kenal lelah dalam berkarya. Sepertinya makin tua semakin banyak ide, walaupun tenaganya makin berkurang. Namun,ia bertekad akan terus mencipta sampai tak bisa lagi. Ia ingin orang bisa menikmati musiknya.
Di antara 200 komposisi karya musikalnya adalah: Sungai, Kepergian, Opera Roro Jonggrang, 10 musik ilustrasi film, lebih 130 piano solo, 2 solo flute, 1 flute dengan piano, 3 solo biola alto, 1 biola alto dengan piano, 1 solo cello, 25 vokal dengan piano perkusi dan vokal Bali, 6 ensemble, 4 trio dan kuartet, 4 paduan suara a cappella, 3 paduan suara dengan simfoni orkestra, 5 karya simfoni, 1 piano konserto dengan orkestra, 1 piano konserto dengan bumbung Bali, harpa, viola dan cello, 5 musik sendratari
Seniman Lawak Indonesia
Toto Asmuni, pria kelahiran Diwek, Jombang, Jawa Timur, 17 Juni 1932, seorang pelawak senior Srimulat. Dia seniman komedian ternama Indonesia yang sering tampil mengenakan blangkon dan kumis kecil ala Charlie Chaplin. Asmuni yang bergabung di Srimulat sejak 1976, seorang seniman lawak yang tumbuh dari panggung komedi kehidupan rakyat.
Asmuni, pelawak yang seniman yang piawai mementaskan (mengomedikan) realitas kehidupan masyarakat. Dia seorang pelawak yang mampu mementaskan komedi sebagai seni. Tidak hanya sekadar lucu, tetapi juga berseni (indah, memarik, simpatik, bersahaja dan cerdas). Dia memang bukan pelawak dadakan, atau pelawak yang ‘dipaksakan’ sebagai profesi mencari makan. Asmuni seorang seniman komedian!
Seniman lawak penghibur rakyat ini meninggal dunia di Kampung Jatipasar, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, pukul 13.30 Wib Sabtu 21 Juli 2007. Kepergiannya merupakan kehilangan besar panggung komedi Indonesia. Asmuni meninggalkan seorang istri, Wirantinah (67) dan tiga orang anak (Asminar Wahid, Isnin Ashari, dan Nining Astria) serta sembilan cucu.
Sebelum meninggal dia mengeluh sakit gigi. Setelah diberi obat, dia muntah. Sehingga keluarga membawanya ke RS Rekso Waluyo Mojokerto. Asmuni yang dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami gangguan kesehatan, termasuk mengidap batu ginjal dan asam urat, dirawat di ruang ICU sekitar 15 hari, namun nyawanya tidak tertolong.
Dari RS jenazahnya dibawa ke rumah duka, di rumah makan milik Asmuni, Warung Rujak Cingur Asmuni, di Jl. Jati Pasar Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Jenazah Asmuni dimakamkan di desa kelahirannya, Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur, pukul 09.00 Minggu 22 Juli 2007
Sumber : http://tokoh.univpancasila.ac.id
Bercerita Lewat Lagu
Karir artis penyanyi Titiek Puspa seolah tiada henti. Nenek awet muda ini seorang pencipta lagu yang bercerita tentang manusia. Cerita yang didasari oleh rasa empati dan simpati yang sangat dalam kepada setiap manusia yang terpojok. Beragam tema kehidupan yang lekat dengannya diterjemahkan menjadi lagu. Seperti kematian ayah dan ibunya, dan kisah perjalanan hidup lainnya.
Ia terinspirasi mencipta lagu hampir setiap hari, sekalipun kaki sudah naik ke tempat tidur. Sebab seringkali terjadi, di kepalanya tiba-tiba muncul notasi-notasi lagu seperti sedang berjalan-jalan. Itu, alamat Titiek harus segera melanjutkan dengan menyanyi perlahan tak terlalu serius mengikuti not. Kemudian, notasi itu diorat-oret di atas kertas untuk menjadi sebuah lagu terkenal, atau tetap hanya onggokan kertas lusuh.
Itulah Titiek Puspa, entertainer sejati alias artis penyanyi serba bisa yang sejak memulai kiprah di dunia tarik suara hingga hari senjanya tetap memiliki reputasi membanggakan. Sudah lima puluh tahun lebih nenek 14 orang cucu ini berkarya namun seolah baru saja mulai dilakoni wanita kelahiran Tanjung, Kalimantan Selatan, 1 November 1937, ini.
Mencipta lagu bagi Titiek bisa dimana saja dan kapan saja asal bukan di keramaian dan tidak sedang mengobrol. Sepanjang hayatnya, ia merasakan hidup itu indah, menyenangkan, dan mengesankan. Titiek sepertinya hidup terlelap dalam keasyikan keseharaian yang terkadang harus diisinya sibuk di tiga atau empat acara dan tempat berbeda, seperti mengadakan rapat atau shooting. Titiek Puspa adalah komponis wanita dengan ratusan karya cipta, tergolong terbanyak dibanding wanita komponis lain.
Seniman Opera Batak
Tilhang Oberlin Gultom, seniman dan pendiri Opera Batak yang dinamai Opera Tilhang (1920-1973). Selama karirnya telah mencipta 360 lagu, 12 tumba dan 24 judul drama. Setelah sang pendiri meninggal (1973), Opera Tilhang kemudian dilanjutkan para penerusnya dengan Opera Serindo (Seni Ragam Indonesia) sampai 1985. Setelah itu, opera Batak tidak pernah muncul lagi.
Bagaimana proses kehadiran opera tradisi Batak yang lebih mirip teater keliling ini, tidak ada catatan pasti. Namun, nama Tilhang Oberlin Gultom selalu dikaitkan sebagai tokoh seniman yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 1920-an. Kala itu ia menggelar opera ini di pedalaman Tapanuli Utara. Sebutan Opera Batak dipopulerkan oleh Diego van Biggelar, misionaris Belanda yang datang ke Pulau Samosir pada 1930-an.
Opera Tilhang mencapai masa keemasannya dari tahun 1960-1973. Setelah sang pendiri sekaligus pemimpin meninggal pada tahun 1973, para penerusnya, di antaranya Abdul Wahab Kasim Samosir (Pimpinan Opera Serindo) dan Zulkaidah boru Harahap, ratu opera Tilhang kala itu, bersaama suaminya Pontas Gultom, melanjutkan usaha pertunjukan opera Batak bernama Seni Ragam Indonesia alias Serindo tersebut atas persetujuan seluruh keluarga Tilhang Gultom.
Kala itu masih ada sekitar 70 anggota. Opera Serindo yang juga merupakan penjelmaan Opera Tilhang menggelar pertunjukan keliling dari desa ke desa. Namun hanya mampu bertahan sampai tahun 1985. Perubahan zaman tak bisa disainginya. Para penontonnya sudah mempunyai banyak pilihan hiburan, mulai dari pertunjukan musik dan artis populer, juga terutama dengan kehadiran televisi sampai pelosok desa. Akhirnya, tahun 1985 grup opera Batak Serindo yang kala itu masih punya 45 anggota, bubar.
Sumber : http://www.tokohindonesia.com
Penata Rias Pengantin
Dra Hj Tien Santoso, pemilik Sanggar Busana Indonesia (SBI), senang membagikan ilmu baik mengenai tata rias maupun tata cara adat Jawa kepada semua orang. Perias pengantin dan pemerhati upacara adat Jawa, kelahiran Madiun 11 November 1950, ini juga aktif sebagai pengajar program studi tata rias, jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik di UNJ.
Perias pengantin putri tokoh- tokoh terkenal dan artis-artis ternama Indonesia, ini sering kali diundang ke berbagai seminar untuk memperkenalkan metode paes (hiasan berwarna hitam pada dahi pengantin) proporsional.
Tien yang dipersunting H Iman Santoso, seorang wartawan, mengaku mengenal tata rias dari ibunya yang senang merias. Ayahnya seorang tentara, maka waktu SD dia belajar tari bersama Kristiani (Ani Yudhoyono) di Bandung yang juga anak tentara. Jadi, Tien dididik dalam lingkungan yang kental dengan budaya dan disiplin.
Didikan dari kecil itulah yang tampaknya membuat Tien begitu lekat dengan kebudayaan, baik mengenai upacara adat maupun tata rias pengantin dalam bingkai disiplin. Sehingga dia berhasil menjadi salah satu penata rias terkenal di Jakarta.
Di rumah sekaligus sanggarnya yang terletak di Jalan Guntur, Jakarta Selatan, terdapat ratusan foto orang yang pernah menggunakan jasanya sebagai perias pengantin. Terdapat puluhan bintang film, sinetron, penyanyi, dan pejabat dalam rangkaian foto-foto itu.
Keahliannya sebagai penata rias, juga disumbangkan kepada para generasi muda. Sebelum menjadi dosen tata rias, ia pernah secara suka rela mengajar anak-anak putus sekolah atas permintaan Prof dr Yetty Rizali Noor yang waktu itu adalah Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.
Dengan prinsip membagi ilmu tanpa memikirkan uang, ia juga pernah secara sukarela mengajarkan tata rias kepada para waria atas permintaan Pemprov DKI. Kala itu, dia memang memperoleh uang dari DKI, tapi uang itu dia pakai untuk sewa Gedung Santikara di Menteng sebagai tempat para waria itu belajar. Selain dibekali keterampilan tata rias, para waria itu juga disediakan makan siang. Sehingga para waria itu bisa bikin salon, pintar make up, potong rambut dan setbagainya.
Dalam profesi sebagai dosen, pada mulanya dia mengajar di Lembaga Pendidikan Wanita Indonesia di bawah Ikatan Sarjana Wanita Indonesia pada 1976. Tahun 1984 lembaga itu menjadi Akademi Seni Rupa dan Desain Indonesia. Selain itu, dia juga mengajar di IKIP Rawamangun yang pada 1990 berubah namanya menjadi Universitas Negeri Jakarta.
Tien mengajar program studi tata rias, jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik di UNJ. Dia menjelaskan, Program tata rias masuk Fakultas Teknik, karena semua yang dipelajari harus bisa diukur. Di sana juga ada fisika dan kimia. Ada pengetahuan anatomi, bedah plastik, dan matematika serta statistik.

0 komentar


Seni rupa mengenal beberapa percabangan, selain seni lukis (yang paling banyak diketahui) ada juga seni rupa yang lain misalnya seni grafis (bukan desain grafis).Lalu dimana perbedaan seni grafis dengan seni yang lain, berikut ada sedikit ulasan mengenai seni grafis sebagai cabang dari disiplin ilmu seni rupa.
seni rupa dibagi menjadi beberapa sebagai berikikut :

1.SENI MUSIK


Apakah seni musik itu sebenarnya, dan maknanya bagi kehidupan manusia? Sepanjang sejarah banyak penyair, filusuf, penulis maupun musikus yang telah berupaya mendefinisikannya. Ada yang menganggap musik sebagai "bahasa para dewa", atau ada pula yang mengatakan bahwa "musik dimulai di saat ujaran berakhir". David Ewen mencatat sebuah definisi tentang musik yang dibuat oleh penyusun kamus sebagai "Ilmu pengetahuan dan seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan terutama aspek emosional".
Schopenhauer
Schopenhauer, filusuf Jerman di abad ke-19 mengatakan dengan singkat bahwa"Musik adalah melodi yang syairnya adalah alam semesta". Sementara itu menarik pula untuk dicatat pendapat Dello Joio, komponis Amerika keluaran Julliard School di New York, dan banyak bekerja sama dengan koreografer Martha Graham, bahwa "Mengenal musik dapat memperluas pengetahuan dan pandangan selain juga mengenal banyak hal lain di luar musik. Pengenalan terhadap musik akan menumbuhkan rasa penghargaan akan nilai seni, selain menyadari akan dimensi lain dari satu kenyataan yang selam ini tersembunyi.
Berikut ini adalah pendapat Suhastjarja, dosen senior Fakultas Kesenian Institut Seni Indonesia Yogyakarta, lulusan peabody Institute dari Amerika, bahwa "Musik ialah ungkapan rasa indah manusia dalam bentuk suatu konsep pemikiran yang bulan, dalam wujud nada-nada atau bunyi lainnya yang mengandung ritme dan harmoni, serta mempunyai suatu bentuk dalam ruang waktu yang dikenal oleh diri sendiri dan manusia lain dalam lingkungan hidupnya, sehingga dapat dimengerti dan dinikmatinya". Lebih lanjut Suhastjarja mengemukakan bahwa oleh karena bentuk musik itu terbentang di ruang yang sifatnya spasial, maka ia dapat disejajarkan dengan bentuk-bentuk dalam seni sastra. Jika bentuk-bentuk sastra ditulis dari kiri ke kanan (kecuali dalam bahasa-bahasa Simetik dan bahasa-bahasa Oriental), bentuk-bentuk musik ditulis dari kiri ke kanan dan dari bawah ke atas, sehingga arah dari kiri ke kanan menunjukkan dimensi waktu, sedangkan dari arah bawah ke atas menunjukkan dimensi sifatnya akustik musikal. Kesejajaran dalam kalimat musik, seperti halnya dalam kalimat bahawa, terjadi antara frase anteseden dan frase konsekuen. Ini dapat dilihat dari tulisan musik secara horisontal dari kiri ke kanan, sedangkan kesejajaran yang vertikal antara dua garis melodi atau lebih yang berbunyi bersamaan, dapat dilihat dari tulisan musik secara horizontal sekaligus vertikal. Namun pengamatan tulisan musik secara vertikal khusus diperuntukkan bagi keselarasan bunyi bersama atau harmoni.

Peningkatan pengertian mengenai musik dapat dilakukan lewat peningkatan pengertian akan bentuk-bentuk musik, karena suatu imaji tanpa bentuk merupakan bayangan yang ruwet.

2.SENI TARI
Seni tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika.
Beberapa pakar tari melalui simulasi di bawah ini beberapa tokoh yang mendalami tari menyatakan sebagai berikut.
Haukin menyatakan bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan diberi bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta (Haukins: 1990, 2). Di sisi lain ditambahkan oleh La Mery bahwa ekspresi yang berbentuk simbolis dalam wujud yang lebih tinggi harus diinternalisasikan.Untuk menjadi bentuk yang nyata maka Suryo mengedepankan tentang tari dalam ekspresi subyektif yang diberi bentuk obyektif (Meri:1987, 12). Dalam upaya merefleksikan tari kedua tokoh sejalan.
PhotobucketTari sering kita lihat dalam berbagai acara baik melalui media televisi (TV), maupun berbagai kegiatan lain seperti pada acara khusus
berupa pergelaran tari,dan acara tontonan dalam kegaiatan kenegaraan maupun acara-acara yang berkaitan dengan keagamaan, perkawinan maupun pesta lain yang berhubungan dengan adat.
Tari merupakan salah satu cabang seni, di mana media ungkap yang digunakan adalah tubuh. Tari mendapat perhatian besar di masyarakat. Tari ibarat bahasa gerak merupakan alat ekspresi manusia sebagai media komunikasi yang universal dan dapat dinikmati oleh siapa saja, pada waktu kapan saja.
Sebagai sarana komunikasi, tari memiliki peranan yang penting dalam kehidupan masyarakat. Pada berbagai acara tari dapat berfungsi menurut kepentingannya. Masyarakat membutuhkan tari bukan saja sebagai kepuasan estetis, melainkan dibutuhkan juga sebagai sarana upacara Agama dan Adat.
Apabila disimak secara khusus, tari membuat seseorang tergerak untuk mengikuti irama tari, gerak tari, maupun unjuk kemampuan, dan kemauan kepada umum secara jelas. Tari memberikan penghayatan rasa, empati, simpati, dan kepuasan tersendiri terutama bagi pendukungnya.
Media ungkap tari berupa keinginan/hasrat berbentuk refleksi gerak baik secara spontan, ungkapan komunikasi kata-kata, dan gerak-gerak maknawi maupun bahasa tubuh/gestur. Makna yang diungkapkan dapat diterjemahkan penonton melalui denyut atau detak tubuh. Gerakan denyut tubuh memungkinkan penari mengekspresikan perasaan maksud atau tujuan tari.
Elemen utamanya berupa gerakan tubuh yang didukung oleh banyak unsur, menyatu-padu secara performance yang secara langsung dapat ditonton atau dinikmati pementasan di atas pentas. Dengan demikian untuk meperoleh gambaran yang jelas tentang tari secara jelas.
Seperti dikutip oleh M. Jazuli dalam (Soeryobrongto:1987, 12-34) dikemukakan bahwa gerak-gerak anggota tubuh yang selaras dengan bunyi musik adalah tari. Irama musik sebagai pengiring dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan yang ingin disampaikan pencipta tari melalui penari (Jazuli, 1994:44).
Pada dasarnya gerak tubuh yang berirama atau beritmeritme memiliki potensi menjadi gerak tari. Salah satu cabang seni tari yang di dalamnya mempelajari gerakan sebagai sumber kajian adalah tari. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu bergerak. Gerak dapat dilakukan dengan berpindah tempat (Locomotive Movement). Sebaliknya, gerakan di tempat disebut gerak di tempat (Stationary Movement).
Hal lain juga disampaikan oleh Hawkins bahwa, tari adalah ekspresi perasaan manusia yang diubah ke dalam imajinasi dalam bentuk media gerak sehingga gerak yang simbolis tersebut sebagai ungkapan si penciptanya (Hawkins, 1990:2). Berdasarkan pendapat tersebut dapat dirangkum bahwa, pengertian tari adalah unsur dasar gerakyang diungkapan atau ekspresi dalam bentuk perasaan sesuai keselarasan irama.
Dengan demikian dapat diakumulasi bahwa tari adalah gerak-gerak dari seluruh anggota tubuh yang selaras dengan musik, diatur oleh irama yang sesuai dengan maksud dan tujuan tertentu dalam tari. Di sisi lain juga dapat diartikan bahwa tari merupakan desakan perasaan manusia di dalam dirinya untuk mencari ungkapan beberapa gerak ritmis. Tari juga bisa dikatakan sebagai ungkapan ekspresi perasaan manusia yang diubah oleh imajinasi dibentuk media gerak sehingga menjadi wujud gerak simbolis sebagai ungkapan koreografer. Sebagai bentuk latihanlatihan, tari digunakan untuk mengembangkan kepekaan gerak, rasa, dan irama seseorang. Oleh sebab itu, tari dapat memperhalus pekerti manusia yang mempelajarinya.


3.SENI TEATER
Teater adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah (kalau ada) , penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti). Proses penjadian drama ke teater disebut prose teater atau disingkat berteater. Teater berasal dari kata theatron yang diturunkan dari kata theaomai(bahasa yunani) yang artinya takjub melihat atau memandang.
Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.
Teeater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis.
Dalam arti luas, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.

ARTI DRAMA
  1. Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya.
  2. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak 
  3. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama
Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara.
ARTI TEATER 
  1. Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
  2. Dalam arti luas : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak
  3. Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.
AKTING YANG BAIK
Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak.
Dialog yang baik ialah dialog yang :
  1. terdengar (volume baik) 
  2. jelas (artikulasi baik) 
  3. dimengerti (lafal benar) 
  4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)
Gerak yang balk ialah gerak yang :
  1. terlihat (blocking baik) 
  2. jelas (tidak raguragu, meyakinkan) 
  3. dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan) 
  4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)
Penjelasan :
  • Volume suara yang baik ialah suara yang dapat terdengar sampai jauh
  • Artikulasi yang baik ialah pengucapan yang jelas. Setiap suku kata terucap dengan jelas dan terang meskipun diucapkan dengan cepat sekali. Jangan terjadi katakata yang diucapkan menjadi tumpang tindih.
  • Lafal yang benar pengucapan kata yang sesuai dengan hukum pengucapan bahasa yang dipakai . Misalnya berani yang berarti “tidak takut” harus diucapkan beranibukan berani
  • Menghayati atau menjiwai berarti tekanan atau lagu ucapan harus dapat menimbulkan kesan yang sesuai dengan tuntutan peran dalam naskah

  • Blocking ialah penempatan pemain di panggung, diusahakan antara pemain yang satu dengan yang lainnya tidak saling menutupi sehingga penonton tidak dapat melihat pemain yang ditutupi.

4.SENI GRAFIS
Seni grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Kecuali pada teknik Monotype, prosesnya mampu menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak, ini yang disebut dengan proses cetak. Tiap salinan karya dikenal sebagai ‘impression’. Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni orisinil yang unik. Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan , secara teknis disebut dengan matrix. Matrix yang umum digunakan adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini. Tiap-tiap hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah salinan. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, di masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas.
Media
Seniman grafis berkarya menggunakan berbagai macam media dari yang tradisional sampai kontemporer, termasuk tinta ber-basis air, cat air, tinta ber-basis minyak, pastel minyak, dan pigmen padat yang larut dalam air seperti crayon Caran D’Ache. Karya seni grafis diciptakan di atas permukaan yang disebut dengan plat. Teknik dengan menggunakan metode digital menjadi semakin populer saat ini. Permukaan atau matrix yang dipakai dalam menciptakan karya grafis meliputi papan kayu, plat logam, lembaran kaca akrilik, lembaran linoleum atau batu litografi. Teknik lain yang disebut dengan serigrafi atau cetak saring (screen-printing) menggunakan lembaran kain berpori yang direntangkan pada sebuah kerangka, disebut dengan screen. Cetakan kecil bahkan bisa dibuat dengan menggunakan permukaan kentang atau ketela.
Warna
Pembuat karya grafis memberi warna pada cetakan mereka dengan banyak cara. Seringkali pewarnaannya — dalam etsa, cetak saring, cukil kayu serta linocut — diterapkan dengan menggunakan plat, papan atau screen yang terpisah atau dengan menggunakan pendekatan reduksionis. Dalam teknik pewarnaan multi-plat, terdapat sejumlah plat, screen atau papan, yang masing-masing menghasilkan warna yang berbeda. Tiap plat, screen atau papan yang terpisah akan diberi tinta dengan warna berbeda kemudian diterapkan pada tahap tertentu untuk menghasilkan keseluruhan gambar. Rata-rata digunakan 3 sampai 4 plat, tapi adakalanya seorang seniman grafis menggunakan sampai dengan tujuh plat. Tiap penerapan warna akan berinteraksi dengan warna lain yang telah diterapkan pada kertas, jadi sebelumnya perlu dipikirkan pemisahan warna. Biasanya warna yang paling terang diterapkan lebih dulu kemudian ke warna yang lebih gelap.
Pendekatan reduksionis untuk menghasilkan warna dimulai dengan papan kayu atau lino yang kosong atau dengan goresan sederhana. Kemudian seniman mencukilnya lebih lanjut, memberi warna lain dan mencetaknya lagi. Bagian lino atau kayu yang dicukil akan mengekspos (tidak menimpa) warna yang telah tercetak sebelumnya.
Pada teknik grafis seperti chine-collé atau monotype, pegrafis kadang-kadang hanya mengecat warna seperti pelukis kemudian dicetak.
Konsep warna subtraktif yang juga digunakan dalam cetak offset atau cetak digital, di dalam software vektorial misalnya Macromedia Freehand, CorelDraw atau Adobe Ilustrator atau bitmap ditampilkan dalam CMYK atau ruang warna lain.